BANDAR LAMPUNG, kpu-waykanan.go.id – Dua pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Way Kanan yang sehari sebelumnya menjalani pemeriksaan kesehatan rohani di Rumah Sakit Jiwa Kurungan Nyawa Pesawaran, hari ini mereka mengikuti pemeriksaan kesehatan jasmani di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeluk (RSUDAM). Bandar Lampung, Jumat, (31/7).

Seleksi ini wajib diikuti oleh semua bakal calon sebelum ditetapkan menjadi calon pada 24 Agustus 2015 mendatang dan berhak menjadi peserta pada Pilbup 9 Desember 2015. Ujar Sukindra Komisioner  KPU Way Kanan Pokja Pencalonan.

Sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) nomor 9 tahun 2015 tentang pencalonan, jika ada bakal calon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat pemeriksaan kesehatan, Maka calon tersebut dapat diganti, Ujarnya

Sementara itu Refki Dharmawan di tempat yang sama mengatakan bahwa hari ini pasangan calon Bustami-Adinata memulai pemeriksaan kesehatan jasmani pada pukul 08.00 WIB sedangkan pemeriksaan kesehatan pasangan Adipati-Edward di mulai pukul 11.00 WIB.

Refki menambahkan berbagai rangkaian pemeriksaan harus dilewati seluruh bakal calon. Mulai pengambilan sampling laborat, dilanjutkan pemeriksaan dokter umum. kemudian, pemeriksaan dokter spesialis paru,  dokter spesialis THT, dilanjutkan pemeriksaan oleh dokter spesialis mata serta dokter spesialis dalam.

Ditambah pemeriksaan dari dokter spesialis jantung, spesialis saraf, spesialis jiwa, pemeriksaan oleh dokter gigi, hingga pemeriksaan radiologi, pungkasnya

Bersamaan dengan pemeriksaan kesehatan, KPU Way Kanan juga melakukan verifikasi terhadap berkas dokumen semua pasangan calon. KPU Way kanan akan menetapkan pasangan calon menjadi calon bupati dan wakil bupati pada 24 Agustus mendatang. Yang disusul pengundian nomor urut pada 25-26 Agustus.

BLAMBANGAN UMPU, kpu-wakanan.go.id – Dua pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati yang sudah mendaftarkan diri ke KPU Way Kanan yakni pasangan Adipati Surya dan Edward Anthony serta Bustami Zainudin dan Adinata menjalani tahapan pemeriksaan kesehatan rohani, di Rumah Sakit Jiwa Kurungan Nyawa Pesawaran, Kamis, (30/7).

Pasangan calon yang didampingi oleh komisioner KPU Way Kanan dan staf sekretariatan tersebut mulai menjalani pemeriksaan kesehatan rohani pada pukul 08.00 WIB.

Komisioner KPU Way Kanan Refki Dharmawan mengatakan bahwa bapaslon Way Kanan menjalani test kesehatan rohani bersama dengan pasangan calon kepala daerah dari kabupaten dan kota lainnya di Propinsi Lampung.

Materi pemeriksaan kesehatan tersebut diantaranya mengenai psikotes dan tes wawancara yang  berlangsung di ruang Poliklinik Psikologi RSJ. Paslon juga harus menjawab tes tertulis dan soal menggambar, Ujar Refki

Setelah menjalani pemeriksaan rohani, besok dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Way Kanan akan mengikuti test kesehatan jasmani di RS Abdul Moeloek, Bandar Lampung. Pungkasnya

Sementara itu Erwan Bustami ditempat yang sama menambahkan bahwa seleksi kesehatan ini baik jasmani dan rohani, merupakan kewenangan penuh IDI setelah dilaksanakannya MoU antara IDI dan KPU Way Kanan, kehadiran KPU Way Kanan hadir di tempat tes kesehatan untuk memastikan kehadiran bakal pasangan calon dan pelaksanaan tes berjalan sebagaimana mestinya.

 

BLAMBANGAN UMPU, kpu-waykanan.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Way Kanan menutup pendaftaran calon bupati dan wakil bupati tepat pukul 16.00 WIB, kemudian jajaran komisioner beserta staf sekretariat KPU Way Kanan melakukan verifikasi terhadap berkas administrasi dua pasangan Calon Kepala Daerah (Calkada) yang telah mendaftar.

Dua bakal pasangan calon (Bapaslon) yang resmi mendaftar kekantor KPU Way Kanan yakni pasangan Adipati-Edward dan pasangan Bustami-Adinata, keduanya mendaftar di hari kedua pendaftaran, Senin, (27/7).

Ketua KPU Way Kanan Iskardo P Panggar mengatakan bahwa berdasarkan jadwal, hari ini tanggal 28 Juli kami menutup pendaftaran calon kepala daerah Way Kanan dan selanjutnya kami memasuki tahapan verifikasi berkas, berkas-berkas yang telah diserahkan oleh para Bakal pasangan calon akan kita teliti apakah sudah sesuai dengan aturan yang ada atau belum.

“Di awal verifikasi berkas pencalonan kami berkonsentrasi pada ijazah bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan” ujarnya.

Sementara itu Sukindra Ketua Pokja Pencalonan mengungkapkan bahwa pelaksanaan verifikasi faktual ijazah Bapaslon Pemilukada dimulai dari daerah asal dimana para bapaslon menamatkan pendidikan SD, SMP dan SMA. Sedangkan bagi cabup dan cawabup lulusan perguruan tinggi luar daerah, akan segera dilakukan verifikasi faktual dalam waktu dekat ini.

Nantinya hasil verifikasi adminsitrasi dan faktual berkas pencalonan Bakal pasangan calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah akan kita umumkan pada 3-4 Agustus mendatang, selanjutnya apabila ada kekurangan berkas pendaftaran maka akan diberikan waktu perbaikan berkas pencalonan oleh Komisi Pemilihan Umum Way Kanan, Ujar Sukindra

Kami akan mengecek semua kelengkapan persyaratan administrasi. Rekam jejak para pasangan calon juga perlu ditelusuri, pungkas alumni Fakultas Hukum UISU Medan tersebut.

 

 

0

BLAMBANGAN UMPU, kpu-wakanan.go.id – Isu gender akhir-akhir ini semakin ramai dibicarakan, terutama di saat menjelang diadakannya pesta demokrasi. Gender merupakan isu yang mewabah menjadi mainstream dan isu gender selalu hangat diperbincangkan dalam setiap tahapan pesta demokrasi.

Menurut Maslia Maharani, SH anggota Panwascam Blambangan Umpu mengatakan bahwa wacana gender mulai ramai dibicarakan pada awal tahun 1977, ketika sekelompok feminis di London tidak lagi memakai isu-isu lama seperti patriarchal atau sexist untuk membedakan peran lelaki dan perempuan dalam kehidupan, tetapi menggantinya dengan isu gender (Gender Discourse).

“Saya berharap kaum perempuan Way Kanan dapat menunjukkan eksistensinya untuk ikut berpartisipasi aktif dalam hajat demokrasi daerah ini, datang ke TPS untuk memilih pemimpin yang sesuai dengan hati nurani merupakan sebuah partisipasi membangun daerah, Ujarnya saat menghadiri acara penerimaan pendaftaran calon bupati dan wakil bupati di KPU setempat, Senin, (27/7).

Meski begitu, perlu menjadi pedoman bahwa sehebat apapun kemampuan dan aktifitas seorang perempuan diluar rumah namun sekembalinya kerumah jangan sampai lupa kodratnya sebagai ibu rumah tangga, yang melayani dan mendidik anak dengan baik, ujar perempuan kelahiran Kotabumi 17 Agustus 1988 tersebut.

Terkait dengan harmonisasi penyelenggara dan panwaslu untuk meningkatkan tingkat partisipasi pemilih alumni Fakultas Hukum Universitas Bandar Lampung itu menanggapinya dengan optimis.

“Menyamakan persepsi menuju pesta demokrasi yang  berkualitas  menjadi salah satu tujuan yang harus di wujudkan” pungkasnya

 

 

0

4BLAMBANGAN UMPU, kpu-wakanan.go.id – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Way Kanan Bustami-Adinata menjadi pendaftar terakhir di hari kedua pendaftaran di KPU setempat, Senin, (27/7).

Pasangan yang diusung PDIP, Gerindra,  Nasdem dan PKB tersebut tiba dikantor KPU Way Kanan Pukul 14.02 WIB.

Prosesi pendaftaran pasangan incumbent ini cukup unik, karena pasangan calon tersebut naik odong-odong  dan pendukung yang lain dengan cara mengayuh sepeda onthel dari rumah Inspirasi KM5 Blambangan Umpu. Pasangan yang akrab disapa Adin Bustami itu juga mengenakan sarung dan jas beserta peci hitam.

Sebelum mendaftar dan diarak ke KPU pasangan Bustami-Adinata ini menggelar istighosah bersama jama’ah di rumah Inspirasi KM5 Blambangan Umpu.

Iskardo P Panggar Ketua KPU Way Kanan mengatakan bahwa hari ini pihaknya sudah menerima pendaftaran dari pasangan Adipati-Edward pada  pukul 11.00 WIB yang lalu.

“Seluruh berkas pasangan akan kami verifikasi dulu. Jika ada kekurangan berkas akan disampaikan kepada tim pemenangan” tegas Iskardo

Sementara itu Bustami Zaenudin dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya mengaku sudah mempersiapkan diri maju kembali dalam pilkada 9 Desember mendatang.

Ada hal menarik ketika penetapan pasangan calon pada 24 Agustus nanti, karena pada 23 Agustus saya mengakhiri masa jabatan sebagai Bupati Way Kanan periode 2010-2015, kemudian ke esokan harinya saya ditetapkan menjadi calon bupati untuk periode 5 tahun mendatang, ujarnya

Selanjutnya kami mengucapkan terima kasih kepada parpol dan simpatisan pendukung. Semoga apa yang kita semua cita-citakan dapat terwujud, pungkasnya.

Sementara itu Beta Juana Ketua DPC PDIP Way Kanan yang mewakili partai pengusung menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal putra terbaik Way Kanan untuk bisa melanjutkan program yang sudah dijalankan dengan baik dan benar.

2BLAMBANGAN UMPU, kpu-waykanan.go.id – Suasana kantor KPU Way kanan di hari kedua pendaftaran calon bupati dan wakil bupati nampak ramai, pasalnya pasangan Adipati-Edward melakukan pendaftaran di hari kedua, Senin (27/7).

Pasangan ini tidak langsung memasuki kantor KPU, namun bakal pasangan calon ini berkumpul bersama rombongannya di rumah Dinas Ketua DPRD Way Kanan, kemudian bakal pasangan ini bersama ratusan rombongannya berjalan menuju gedung KPU dengan diiringi takbir dan yel-yel. Kemudian tiba di kantor KPU sekitar pukul 11.05 WIB.

Didepan pintu masuk KPU, pasangan ini disambut oleh Ketua bersama komisioner KPU Way Kanan, Kajari dan Dandim 0427 Way Kanan.

Pasangan yang diusung oleh partai Demokrat, PAN, Hanura, dan PKS tersebut selanjutnya memasuki Aula KPU untuk melakukan proses pendaftaran.

Ketua KPU Way Kanan Iskardo P Panggar mengatakan, dalam pendaftaran bakal pasangan calon ini dilakukan penyerahan berkas persyaratan calon dan pencalonan.

Menurutnya, persyaratan calon dan pencalonan harus dipenuhi pasangan sesuai dengan yang tertuang dalam PKPU Nomor 12 tahun 2015, Namun apabila saat ini ada kekurangan syarat calon maka masih bisa menyusul untuk dipenuhi.

Kami akan melakukan verifikasi kelengkapan administrasi  pada tanggal 28 -3 Agustus dan akan diberitahukan hasilnya pada 3-4 Agustus, Selanjutnya nanti pada 24 agustus akan dilakukan penetapan dan 25 Agustus memasuki tahapan pengundian dan pengumuman nomor urut calon, ujarnya

Terkait pemeriksaan kesehatan pada tanggal 30-31 juli Iskardo mengharapkan kepada pasangan calon untuk tidak makan dan tidak minum kecuali air putih 10-12  jam sebelum pemeriksaan, setelah itu penyampaian hasil pemeriksaan pada 1-2 agustus, pungkasnya

Sementara itu Raden Adipati Surya dalam kata sambutannya mengatakan, apabila nanti untuk syarat pencalonan dirinya ada yang belum lengkap kami akan segera perbaiki dan penuhi secepatnya.

“Yang pasti akan kita kerjakan sesuai jadwal yang sudah ada di KPU, akan kita penuhi dan perbaiki,” kata adipati

“pasangan kami memiliki slogan BERANI yang artinya Bersama Adipati Edward – Antoni, kami akan melayani masyarakat dengan jujur,” tandasnya.

Sementara itu Yozi Rizal Ketua DPC Partai Hanura yang menjadi salah satu partai pengusung pasangan ini menegaskan bahwa dengan keberanian, kita akan melayani dengan jujur. Maka buang segala rasa takut, pelihara dan bagikan keberanian kepada segenap barisan, di segala lini dan segala lapisan, untuk melawan segala bentuk arogansi dan kebohongan.

 

e

BLAMBANGAN UMPU, kpu-waykanan.go.id  –  Meski hari Minggu, namun aktivitas di Kantor KPU Way Kanan berjalan seperti biasa. Pasalnya, hari ini adalah masa pendaftaran hari pertama pasangan calon bupati dan wakil bupati Way Kanan yang akan maju dalam Pilkada 9 Desember mendatang.

Sukindra Komisioner Kpu Way Kanan Pokja Pencalonan menegaskan kalau pihaknya sudah siap menerima berkas pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati. Sesuai tahapan yang sudah dikeluarkan, masa pendaftaran ini berlangsung tiga hari hingga Selasa (28/7/2015) mendatang.

”Semua hal yang berkaitan dengan pendaftaran sudah kita cek dan beres. Jadi, kita sudah siap menerima pendaftaran mulai dari pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB,” tegasnya.

Pihaknya mengimbau agar pasangan calon dapat menjaga ketertiban dan kondusifitas sehingga pelaksanaan pendaftaran berjalan lancar dan tidak membawa pendukung berlebihan. Sebab, pihaknya hanya menyediakan 25 tempat duduk buat pasangan calon dan pendukungnya. Hal ini disesuaikan dengan kapasitas aula kantornya yang dirasa tidak terlalu luas.

”Jadi yang nanti bisa masuk dalam aula kita batasi sekitar 25 orang saja. Kalau pengiringnya lebih dari itu, maka sisanya terpaksa duduk di luar aula,” ujarnya.

Berkaitan dengan pendaftaran bakal pasangan calon, pihaknya mendapatkan konfirmasi terakhir bahwa dua pasangan calon akan mendaftar besok tanggal 27 Juli.

Direncanakan besok pasangan Adipati-Edward mendaftar pukul 09.00 WIB dan pasangan Bustami-Adinata pada pukul 13.00 WIB, meskipun begitu kita masih menunggu sampai nanti sore apakah ada perubahan atau tidak, pungkasnya.

idi fiks

BANDAR LAMPUNG, kpu-waykanan.go.id – Ketua KPU Way Kanan Iskardo P Panggar menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tentang pemeriksaan kesehatan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Way Kanan di Begadang Resto Bandar Lampung, Jum’at (24/7).

Kegiatan tersebut diikuti oleh komisioner dan sekretaris KPU Lampung, Komisioner KPU dari delapan kabupaten/kota, juga dihadiri jajaran pengurus IDI baik ketua IDI Lampung serta ketua IDI delapan kabupaten/kota yang mengikuti pilkada.

Sukindra komisioner KPU Way Kanan Pokja Pencalonan mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan merupakakan salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh calon kepala daerah yang akan maju dalam Pilkada 9 Desember mendatang.

“Seorang calon bupati dan calon wakil bupati harus menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memenuhi kriteria sehat jasmani dan rohani,” tuturnya.

Sementara itu Ketua IDI Lampung dr. Hernowo Anggoro W  mengungkapkan waktu yang begitu sempit menyulitkan pihaknya dalam melakukan penetapan jadwal. Karena hingga kini belum pasti jumlahnya. Tapi sesuai dengan PKPU yang penting pelaksanaannya dimulai tanggal 27 sampai 1 Agustus 2015,” ungkapnya.

“kami sudah melakukan komunikasi tentang tempat pemeriksaan kesehatannya, Insya Allah dua lokasi siap yakni Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek dan Rumah Sakit Jiwa Kurungan Nyawa,” tukasnya.

Terkait mekanisme penetapan jadwal tes, KPU setiap daerah agar dapat berkordinasi dengan ketua IDI di masing-masing daerah pula.

“Siapa yang sudah mendaftar, KPU segera berkoordinasi dengan IDI sehingga kami secepatnya menetapkan jadwal tes. Jadi nanti, siapa yang daftar hari ini, besoknya kita jadwalkan untuk tes kesehatan,” pungkasnya.

0

BLAMBANGAN UMPU, kpu-waykanan.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Way Kanan mengingatkan kepada seluruh tim pemenangan calon bupati dan wakil bupati untuk mencatat setiap sumbangan yang diterima dari masyarakat sekecil apapun.

Darul Hafiz Komisoner KPU Way Kanan mengatakan bahwa data penyumbang dan nominal sumbangan wajib dilaporkan kepada penyelenggara Pemilu melalui dokumen laporan dana kampanye. Untuk itu, para tim pemenangan diminta segera membuat rekening dana khusus kampanye dan melaporkannya.

“Semua masyarakat yang menyumbang walaupun sekecil apapun harus dicatat oleh tim pemenangan dan dilaporkan kepada KPU, karena ini menjadi salah satu komponen penting dalam tahapan kampanye” katanya dalam acara sosialisasi tata cara pencalonan di aula KPU setempat, Kamis (23/7).

Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh komisioner KPU Way Kanan, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Way Kanan, Polres dan perwakilan seluruh partai politik serta penghubung pasangan calon.

Darul menambahkan untuk sumbangan dari donatur atas nama perorangan yang diberikan kepada para pasangan calon peserta pilkada bupati dan wakil bupati hanya diperbolehkan menerima sumbangan paling banyak Rp.50 juta sedangkan sumbangan atas nama kelompok atau badan swasta maksimal Rp.500 juta, hal ini sesuai dengan aturan PKPU nomor 8 tahun 2015 tentang dana kampanye peserta pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, dan/atau wali kota dan wakil wali kota.

Sumbangan yang diberikan oleh donatur atas nama perorangan dan badan swasta itu sendiri harus disertai identitas yang jelas, Dana kampanye yang disumbangkan ini dapat berbentuk uang, barang atau jasa yang nantinya dikonversikan nilainya,” Pungkasnya.

 

 

0

BLAMBANGAN UMPU, kpu-waykanan.go.id – Iskardo P Panggar Ketua KPU Way Kanan mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang kami terima 2 (dua) pasangan calon bupati dan wakil bupati Way Kanan Raden Adipati Surya-Edward Antoni dan Bustami Zaenudin-Adinata di jadwalkan akan mendaftarkan diri ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) way kanan pada Senin (27/7).

Pasangan Adipati-Edward akan mendaftar ke kantor KPU Way Kanan sekitar pukul 09.00 WIB sedangkan pasangan Bustami-Adinata akan mendaftar pada pukul 13.00 WIB, ujar Iskardo dalam acara sosialisasi tata cara pencalonan di Aula KPU setempat, Kamis (23/7).

Iskardo menambahkan bahwa kami  menghimbau kepada tim dari bakal pasangan calon yang akan mendaftar nanti, untuk tertib, tidak mudah terprovokasi terhadap hal-hal yang tidak benar dan untuk tertibnya pelaksanaannya yang akan masuk dalam ruangan aula pendaftaran cukup pimpinan parpol pendukung dan penghubung pasangan calon dengan jumlah total sebanyak 25 orang.

Dalam pengamanan acara tersebut, KPU sudah berkoordinasi dengan Polres Way Kanan untuk dapat membantu pengaman dilapangan. pungkasnya

Sementara itu Ketua Pokja Pencalonan Sukindra mengatakan bahwa pendaftaran calon bupati dan wakil bupati Way Kanan akan dibuka pada tanggal 26-28 Juli dan akan berakhir pada pukul 16.00 Wib.

“Setelah pendaftaran kami akan melakukan verifikasi faktual terkait ijazah dan kelengkapan pendaftaran lainnya”, tuturnya

Sementara itu di tempat yang sama Erwan Bustami menyampaikan perihal 2 partai yang terjadi dualisme kepengurusan, bahwa kami akan menunggu surat edaran dari KPU Republik indonesia paling lambat tanggal 25 Juli.

 

0

BLAMBANGAN UMPU, kpu-waykanan.go.id – KPU Kabupaten Way Kanan melakukan sosialisasi tata cara pencalonan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2015 kepada partai politik dan penghubung bakal calon di Aula KPU setempat Kamis, (23/7).

PKPU No 12 Tahun 2015 berkaitan tentang Perubahan Atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

Sosialisasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KPU Way Kanan Iskardo P Panggar yang didampingi oleh komisioner lainnya yakni Erwan Bustami, Sukindra, Refki Dharmawan dan Darul Hafiz serta dalam acara tersebut di hadiri oleh Triwana Ketua Panwas Kabupaten Way Kanan.

Iskardo mengatakan ada beberapa perubahan yang terjadi pada PKPU No 9 Tahun 2015 menjadi PKPU No 12 Tahun 2015. Di antara materi yang dinilai cukup penting diantaranya yang berkaitan dengan kepengurusan ganda partai politik, keanggotaan TNI, Polri, DPR, DPRD, DPD dan PNS yang harus mundur.

“Kalau sudah ditetapkan sebagai calon, mereka harus sudah mengundurkan diri dan tidak dapat ditarik kembali, sebagai salah satu calon gubernur, wakil gubernur, walikota, wakil walikota, bupati dan wakil bupati.” tegasnya.

0

BARADATU, kpu-waykanan.go.id – Pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan 9 Desember mendatang mempunyai arti penting bagi mahasiswa. Hal tersebut disampaikan Nurjen Presiden BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) STAI Al-Ma’arif Baradatu Way Kanan.

“Pilkada ini sangat penting, karena kita mau milih pemimpin yang bisa peduli pada masyarakatnya, sebagai pimpinan utama di bumi ramik ragom harapannya bisa menjadi penggerak kemajuan dan perkembangan daerah ini,” ujar pria kelahiran Sipin, 4 Agustus 1993 tersebut.

Selain sibuk kuliah sebagaimana mahasiswa lainnya, Nurjen juga aktif di organisasi kampus baik intra maupun ekstra kampus. Di ekstra kampus saat ini nurjen juga tercatat sebagai kader PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Cabang Way Kanan.

“Bahwa bentuk partisipasi kita selaku anak bangsa adalah memilih dengan cara datang ke TPS dan menyalurkan aspirasi kita melalui mencoblos calon yang akan memimpin Way Kanan ke depan”. Ujarnya.

Dirinya pun menambahkan agar para calon Bupati dan Wakil Bupati yang bertarung dalam Pilkada 9 Desember mendatang mempunya visi dan misi yang mengarah ke bidang pendidikan.

Visi dan misi ini pun mendukung pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

0

BLAMBANGAN UMPU, kpu-waykanan.go.id – Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Way kanan lakukan komunikasi dan kordinasi dengan KPU Way Kanan untuk menjadi pemantau pemilukada 9 Desember mendatang.

Ketua IPNU Way Kanan Zaenal Abidin mengajak pelajar NU terlibat aktif dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) pada Rabu 9 Desember mendatang. Pelajar NU yang sudah memiliki hak suara dan hak pilih, diminta partisipasinya untuk mengawal jalannya pemilukada mendatang, terangnya di Blambangan Umpu, Selasa (30/6).

“Pelajar NU yang menapaki pendidikan di jenjang menengah ke atas, tentu tak sedikit yang sudah memiliki hak pilih. Pelajar NU harus selalu menghadirkan spirit kebangsaan sebagaimana telah dicontohkan oleh para sesepuh dan pendiri NU yang peduli terhadap nilai demokrasi. Tambah alumnus STAI Al-Ma’arif Way Kanan ini.

Komisioner KPU Way Kanan Erwan Bustami membenarkan kedatangan IPNU yang melakukan koordinasi terkait minat organisasi pelajar NU tersebut sebagai pemantau.

Erwan mengatakan, saat ini KPU Way Kanan mengundang organisasi atau lembaga independen lainnya untuk menjadi pemantau Pemilukada 9 Desember mendatang. Calon pemantau pilkada ini berasal dari lembaga resmi yang telah berbadan hukum, baik ormas, atau lembaga yang memang membidangi.

Selain itu, calon pemantau disyaratkan berasal dari lembaga yang memiliki struktur kepengurusan yang jelas serta memunyai dana sendiri untuk melakukan pemantauan pada pilkada di Kabupaten Way Kanan, kata Erwan.

0

Ungkapan di atas menjadi  slogan yang selalu dipegang teguh oleh pria yang lahir di Blambangan Umpu, Way Kanan Tanggal 03 Juni 1983 ini. Refki merupakan alumnus Fisip Unila D3 Administrasi Perkantoran & Sekretaris tahun 2001-2004.

Riwayat pendidikan dasarnya dijalaninya di SDN 05 Sukung Kelapa Tujuh Lampung Utara (1989-1995), kemudian menimba ilmu di SMPN 02 Kotabumi tahun 1995-1998 dan melanjutkan ke SMUN 01 Kotabumi Lampung Utara tahun 1998- 2001.

Sejak tahun 2009 suami dari Nopriani ini terjun menjadi repoter Lampung Chanel Televisi dan Kontributor Lampung TV pada tahun (2009-2012) serta pernah didaulat menjadi kontributor MNC Media wilayah Way Kanan tahun (2012-2014).

Refki juga aktif diberbagai organisasi baik organisasi profesi maupun sosial kemasyarakatan diantaranya pernah jadi Wakil Ketua Pokjawan (kelompok kerja wartawan) tahun 2011-2014. Dia juga pernah menjadi bagian Publikasi & Dokumentasi Dekranasda dan KONI Way Kanan, serta di percaya menjadi Wakil Sekretaris LPPNU dan Wakil Ketua GP Ansor Way Kanan.

Berbekal pengalaman menjadi seorang jurnalis dan aktif diberbagai organisasi itu, ayah dari Keyza Aurelia Dharmawan dan Fathan Athariz Dharmawan ini di percaya menjadi Komisioner KPU way kanan periode 2014-2019.

Di KPU Way Kanan Refki dipercaya menjadi Ketua Divisi Pokja Pemuktahiran Data dan Daftar Pemilih Pemilu

 

BUAY BAHUGA, kpu-waykanan.go.id – Susan Arisanti Komisioner PPK Buay Bahuga mengatakan bahwa Jelang lebaran, petugas PPDP tetap terjun ke lapangan untuk mendata pemilih secara faktual. Petugas PPDP melakukannya dengan cara door to door agar memperoleh data yang valid.

“Memang besok kita sudah lebaran, tapi petugas PPDP meluangkan waktu demi suksesnya pemutakhiran data pilih menjelang pilkada serentak. Tidak ada kata mengeluh karena petugas yang dapat amanah memiliki komitmen dan integritas yang baik dalam melaksanakan tugas.” Ujar susan yang juga penulis novel religi tersebut

Susan menambahkan bahwa KPU Way Kanan, dibantu PPK, dan PPS siap mengawal pilkada sesuai asas pemilihan umum, diantaranya jujur, adil, profesional dan proporsional.

“Sesuai arahan Pokja Mutarlih PPK Buay Bahuga, kami berusaha bekerja sesuai jadwal yang dilampirkan di PKPU NO. 2 tahun 2015. Kami menganggap bahwa ini adalah wujud pengabdian terhadap negara.”  Ujar Sriyono, petugas PPDP TPS 2 Kampung Lebung Lawe.

Monitoring PPDP tersebut disambut hangat oleh masyarakat, ibu sutatik mengatakan bahwa daftar  nama keluarganya yang memiliki hak memilih sudah terdaftar dalam DP4 dan berharap pilkada nanti tidak menimbulkan gesekan negatif di masyarakat karena mendukung calon yang berbeda.

“Semoga dalam pilkada nanti meskipun berbeda dukungan tidak ada hal-hal negatif yang mengakibatkan perpecahan kerukunan sesama” ujarnya