JELANG PILGUB, KPU GELAR BIMTEK PEMUNGUTAN DAN PENGHITUNGAN SUARA

JELANG PILGUB, KPU GELAR BIMTEK PEMUNGUTAN DAN PENGHITUNGAN SUARA

52
0
BERBAGI

Acara Bimtek pemungutan, penghitungan suara dan rekapitulasi hasil pengitungan suara serta sosialisasi Situng,Selasa 15 Mei 2018 di gedung SKB Blambangan Umpu. Pada acara tersebut hadir Ketua KPU Way Kanan Erwan Bustami, MH  Komisioner KPU Divisi Tekhnis dan Hupmas Darul Hafidz, S.Ag, Refki Dharmawan,A.Md, Komisioner Panwaskab Kelik Windu Serta PPK Pilgub dan operator serta Panwascam se-Kabupaten Way Kanan.

Dalam Sambutannya Ketua KPU Way Kanan Erwan Bustami, SH.,MH menjelaskan bahwa  Pemungutan dan Penghitungan Suara (Tungsura) kepada penyelenggara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) merupakan gerbang awal transfer ilmu serta pemahaman tentang tata cara melaksanakan kegiatan hari pencoblosan dan rekapitulasi perolehan suara, ujarnya

Ia juga berharap peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan memahami setiap materi yang disampaikan oleh narasumber,  Erwan Bustami juga mengatakan, “KPU berharap,  penyelenggara di tingkatan PPK mampu mempedomaninya dengan baik agar mudah menjalani tugas” ungkapnya.

Dan selain itu Darul Hafidz, KOmisioner KPU Divisi Humas dan tekhnis menjelaskan, PPK dilatih secara teoritis dan praktek atas norma-norma baru dalam Sistem Pungut dan Hitung Suara. Di antaranya ketepatan pengisian Formulir C1, penyampaian C6, keakuratan data pengguna hak suara.

Juga keakuratan dan ketelitian dalam merekap hasil perolehan suara. Selain itu, PPK ditekankan untuk mentransformasi pengetahuannya soal Sistem Tungsura kepada PPS, selanjutnya diteruskan kepada KPPS secara paripurna.

“Norma terpenting, ada kewajiban pemilih menunjukkan KTP Elektornik atau Surat Keterangan Sudah Rekam KTP Elektronik kepada Petugas KPPS. Nah ini wajib sampai ke pemilih nanti,” ujar Darul

Dirinya menerangkan nantinya akan juga disebarluaskan buku panduan serta Video Panduan Pemungutan dan Penghitungan Suara kepada PPK, PPS, dan KPPS. Hal ini dilakukan untuk memudahkan kerja penyelenggara di bawah.

“Ingat, suara pemilih adalah yang terpenting dapat terhimpun dan terekap dengan akurat sebagai bukti berjalannya hasil Pilkada yang baik, jujur, transparan, bersih, serta akuntabel,” ucapnya.

“Selain menyampaikan norma-norma baru dilakukan pula pemutaran video simulasi pemungutan dan penghitungan suara pada Pilkada 2017 lalu untuk diberi catatan tentang hal-hal baru sesuai PKPU 8 Tahun 2018 yang tidak ada dalam video tersebut. Kami juga memperkuat pemahaman tentang tugas dan fungsi KPPS, lalu melakukan simulasi pengisian formulir model C1-KWK,” kata Darul (Admin)