KPU Waykanan Gelar Rakor Bahas Debat Publik

KPU Waykanan Gelar Rakor Bahas Debat Publik

49
0
BERBAGI

BLAMBANGAN UMPU, Kpuwaykanan.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Waykanan Lampung, menggelar Rapat Koordinasi membahas mekanisme debat Publik di aula KPU setempat, Jumat (09/10/2015).

Hadir dalam acara tersebut seluruh komisioner KPU Way kanan, masing-masing LO Pasangan calon dan panwaslu

Ketua KPU Kabupaten Waykanan Iskardo P Panggar, SH,MH mengatakan, bahwa Sesuai aturan UU Nomor 8 Tahun 2015 dan PKPU nomor 7 Tahun 2015 tentang Kampanye,pelaksanaan debat pasangan calon bisa dilakukan paling banyak 3 (tiga) kali, disesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan waktu. Untuk pelaksanaannya tersebut bisa diselenggarakan dari tanggal 27 Agustus hingga pada tanggal 5 Desember 2015.

Tahapan Debat Pasangan Calon merupakan salah satu upaya untuk menyebarluaskan profil, visi dan misi serta program kerja para pasangan calon kepada masyarakat. Dengan adanya debat posisi kebijakan pasangan calon akan dapat di elaborasi lebih dalam dan luas atas setiap tema yang didiskusikan, ujar mantan ketua KNPI Waykanan tersebut.

“Secara nasional itu materi debat sudah diatur dalam PKPU nomor 7 tahun 2015, namun dalam PKPU tersebut ada satu materi yakni visi misi pasangan calon yang tentunya tidak sama. Maka itu, kita akan mencoba meminta pendapat dari LO dan Panwaslu untuk memberi masukan, materi apa yang akan di pakai,” katanya.

Terkait tempat kegiatan akan di bahas kembali mengingat gedung-gedung masih dalam perehaban tetapi yang pasti di pusat ibukota kabupaten Way Kanan Blambangan Umpu, untuk tanggal di rencanakan pada 28 Oktober dan 19 November, Tandasnya

Debat dilakukan dengan format Kandidat (Pasangan Calon) dan Moderator. Yang gambaran secara umum pelaksanaan debat berdurasi selama 90 menit, terdiri dari beberapa babak atau segmen (4-6 segmen).Masing-masing segmen dibatasi jeda Iklan komersial dan iklan layanan masyarakat pemilu dengan total durasi 30 menit.

Debat terdiri dari pemaparan visi-misi dan program yang diusung terkait tema, pertanyaan dari moderator terkait tema dan tanya-jawab dan/atau tanggapan-sanggahan antara pasangan calon. Debat diakhiri dengan pernyataan penutup dari masing-masing pasangan calon. Debat itu sendiri akan dilakukan antar pasangan calon, seperti pasangan pertama menyampaikan visi misi, lantas pasangan yang lain mempertanyakan, nantinya akan menggunakan dua sesi, dan dengan materi berbeda.